DAYA SAING EKSPOR TEKSTIL DAN PRODUK TEKSTIL INDONESIA DAN VIETNAM KE AMERIKA SERIKAT DAN REPUBLIK RAKYAT TIONGKOK

. Ragimun

Abstract


Abstrak

Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) adalah produk ekspor utama Indonesia dan Vietnam. Penelitian ini  bertujuan menganalisis daya saing ekspor TPT Indonesia dan Vietnam di pasar AS dan RRT. Metode yang digunakan adalah Constant Market Share Analysis (CMSA), Revealed Comparative Advantage (RCA), dan Model Ekonometrika (Fixed Effect Model). Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk TPT Indonesia dan Vietnam tidak mempunyai daya saing kuat di pasar RRT, tetapi keduanya memiliki daya saing kuat di pasar AS. Pengembangan ekspor TPT Vietnam lebih terkonsentrasi di pasar RRT, sedangkan Indonesia lebih terkonsentrasi di pasar AS. TPT Indonesia mampu beradaptasi di pasar RRT dan AS, sedangkan TPT Vietnam hanya mampu beradaptasi di pasar RRT. Daya saing TPT Indonesia dan Vietnam di pasar AS dan RRT sangat dipengaruhi oleh Penanaman Modal Asing (PMA) manufaktur negara asal. Daya saing TPT Indonesia sangat dipengaruhi Produk Domestik Bruto (PDB) negara tujuan, sedangkan Vietnam sangat dipengaruhi oleh faktor nilai tukar riil, tarif, PDB negara tujuan dan PMA manufaktur Vietnam. Untuk meningkatkan daya saing ekspor TPT, Indonesia perlu memperhatikan PMA manufaktur negara asal dan PDB negara tujuan.

 

Abstract

Textile and Textile Product (TPT) are the main export products of Indonesia and Vietnam. This study examined the competitiveness of Indonesian and Vietnamese TPT in the US and PRC markets by using the CMSA, RCA methods and the Fixed Effect Model. The result showed TPT products from Indonesia and Vietnam do not have strong competitiveness in the PRC market, but they are highly competitive in the US market. The TPT export from Vietnam is mostly concentrated in the PRC market, while TPT from Indonesia was in the US market. Indonesian TPT is able to adapt in both PRC and US markets, while the Vietnamese TPT is only able to adapt in the PRC market. The competitiveness of Indonesian and Vietnamese TPT in the US and PRC markets is strongly influenced by the home country's FDI manufacturing. Indonesia's TPT competitiveness is strongly influenced by the GDP of the destination country, while Vietnam is strongly influenced by the factors of real exchange rates, tarrif, GDP of destination countries and Vietnam's FDI manufacturing. To improve the competitiveness of TPT export, Indonesia needs to give a great concern toward FDI manufacture and GDP of US and PRC.


Keywords


Tekstil dan Produk Tekstil (TPT); Daya Saing; Ekspor; Textile and Product Textile; Competitiveness; Export

Full Text:

PDF

References


Ashari, P. Pandu. (2015). Analisis Daya Saing Ekspor Kopi Indonesia dan Turunannya di Kawasan Amerika Eropa Asia dan Australia. Skripsi. Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor

Balassa. (1989). Comparative Advantage, Trade Policy and Economic Development. New York: Harvester wheatsheaf.

Basri, F. & Munandar, H. (2010). Dasar-dasar Ekonomi Internasional: Pengenalan & Aplikasi Metode Kuantitatif. Jakarta. Kencana. Prenada Media Grup

Erkan, B. & Sarıçoban, K. (2014). Comparative Analysis of the Competitiveness in the Export of Science-Based Goods Regarding Turkey and the EU+13 Countries. International Journal of Business and Social Science”, 5, 8(1), 117-130

Imawan, R. (2002). Peningkatan Daya saing: Pendekatan Paradigmatik-Politis. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Gajah Mada. Volume 6 Th. 1 Juli 2002.

Kemendag. (2015). Rencana Strategis Kementerian Perdagangan tahun 2015-2019

Kemenperin. (2015a). Revitalisasi Permesinan Industri TPT (http://www.kemenperin.go.id/artikel/20/Revitalisasi-Permesinan-Industri-TPT diunduh 26 Juni 2017 jam 14:54)

Kemenperin. (2015b). Tekstil Andalan Persaingan di ASEAN dalam Berita Industri

Kementerian Perindustraian (http://www.kemenperin.go.id/artikel/6072/Tekstil-Andalan-Persaingan-di-ASEAN diunduh 16 Maret 2017 jam 10:10)

Kurniadi S. Dedi, dkk. (2017). Strategi Pengembangan Usaha Produk Tekstil di PT Priangan Sentosa Tasikmalaya Jawa Barat. Jurnal Manajemen IKM. Institut Teknologi Pertanian Bogor. Vol. 12 No. 1. Februari 2017.

Lotfi, B. & Karim, M. (2016). Dutch Disease and Changes of the Productive Structure in Moroccan Economy. An Analysis Using VECM, Advances in Management & Applied Economics, Vol. 6, no. 4, 2016, 25-44

Nurlatifah, H. (2011). Analisis Daya Saing Produk-produk Indonesia di Pasar China. Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Pranata Sosial. Vol. 1, No. 1, Maret 2011

OTEXA. South Korea. (2015). Market Reports,Textiles, Apparel, Footwear, and Travel Goods, (http://web.ita .doc.gov/tacgi/overseasnew.nsf/country/ KoreaSouth). diunduh 17 Mei 2017 jam 14:56

Permatasari, K. U. I Gusti & Rusatariyani, D. Surya. (2014). Analisis Daya Saing Ekspor Biji Kakao Indonesia di Kawasan ASEAN Periode 2003-2012, Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana, E- Jurnal EP Unud. 4 [7] : 855-872

Ragimun. (2010). Analisis Kinerja Industri TPT Indonesia, Jurnal Ekonomi Keuangan, Vol 14 no. 4, Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan

Rosalina, A. (2013). Analisis Daya Saing Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) Propinsi Jawa Barat tahun 1981-2010. Skripsi. Departemen Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Institut Pertanian Bogor

Tambunan, T. (2001). Perdagangan Internasional dan Neraca Pembayaran, Teori dan temuan Empiris, LP3ES, Jakarta

Tyszynski, H. (1951). World Trade in Manufactured Commodities, 1899-1950, The Manchester School 19, 272-304

United Nations, Statistics Division. (2016). Commodity Trade Statistics Database, ww.comtrade.un.org/db/.




DOI: http://dx.doi.org/10.30908/bilp.v12i2.194

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Indexed by

  • Google Scholar

 

  • Indonesian Scientific Journal Database (ISJD)

 

  • ResearchBib

 

  • BASE

 

  • OneSearch

 

  • PKP-Index
  • SINTA
  • Garba Rujukan Digital
  • Crossref Metadata Search