FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAN ESTIMASI TARIF EKUIVALEN NTBs EKSPOR KAYU LAPIS INDONESIA

  • Kartika Rahma Sari Institut Pertanian Bogor
  • Widyastutik Widyastutik Institut Pertanian Bogor
DOI: https://doi.org/10.30908/bilp.v9i1.18
Abstract Views: 576 | PDF Downloads: 897

Downloads

Download data is not yet available.
  
Keywords: Non-Tariff Barries (NTBs), Gravity Model, Volume Ekspor, Data Panel, Export Volume

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi ekspor kayu lapis dengan menggunakan Gravity Model, dan menghitung Nilai Tarif Ekuivalen dari Non Tariff Barriers (NTBs) kayu lapis Indonesia di negara tujuan. Berdasarkan pendekatan Gravity Model (Model Gravitasi), aliran perdagangan potensial diperoleh dengan melakukan subtitusi seluruh data kedalam persamaan gravity. Fitted trade flow dari persamaan gravity model dianggap sebagai aliran perdagangan potensial. Perbedaan antara aliran perdagangan aktual dan potensial diindikasikan sebagai tarif ekuivalen dari NTBs. Hasil estimasi menunjukkan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap ekspor kayu lapis Indonesia yaitu Gross Domestic Product (GDP) riil Indonesia dan negara tujuan, Indek Harga Konsumen (IHK) Indonesia dan negara tujuan, jarak ekonomi, nilai tukar dan krisis keuangan tahun 2010. Hasil perhitungan menunjukkan negara Uni Eropa seperti Inggris dan Belgia memiliki rata-rata tarif ekuivalen NTBs paling besar. Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) untuk legalitas produk kayu dapat dijadikan sebagai strategi untuk menghadapi NTBs yang ada di negara tujuan ekspor.

 

This study sets out to analyze factors that influence plywood exports utilizing the Gravity Model and assess the equivalent tariff value of Non Trade Barriers plywood on destination countries. Based on the Gravity Model approach, a potential of flow of trade is obtained through substituting the whole data into gravity equation. Fitted trade flow from the Gravity Model equation is considered as a potential trade flow. The difference between actual and potential trade flow is indicated by the NTB equivalent tariff. The result shows factors that are influential on plywood exports notably the GDPs of Indonesia and destination countries, Consumer Index Price in Indonesia and destination countries, economic distance, exchange value and economic crisis in 2010. In addition, European Union such as England and Belgium have the highest average for NTB equivalent tariff. Verification System of Plywood legality is one alternative that can be deployed as a strategy when confronting NTB on destination countries.

Author Biographies

Kartika Rahma Sari, Institut Pertanian Bogor
Fakultas Ekonomi dan Manajemen
Widyastutik Widyastutik, Institut Pertanian Bogor
Fakultas Ekonomi dan Manajemen

References

Alam, Md. M; Md.,G. S. Uddin; , K. Md. R. Taufique. (2009). Import Inflows of Bangladesh: The Gravity Model Approach. International Journal of Economics and Finance. Vol. 1. No. 1., February 2009.

Anggoro, R. (2015). Hambatan Non Tarif dan Faktor-faktor yang Memengaruhi Ekspor Kakao Indonesia ke Pasar Eropa. Skripsi. Bogor: Institute Pertanian Bogor.

Arunanondchai, M. (2001). Trade Policy and the Welfare of Southeast-Asian Timber Exporters: Some Implications for Forest Resourses. Department Of Economics University of Warwick (UK).

Brodzicki, T. dan U. Stanisław. (2013). International trade relations of enterprises established in Poland's regions: gravity model panel estimations.Institute for Development. Working Paper No.001 / 2013.

Callaghan, B., A. and Uprasen, U (2008). Impact of the 5th EU Enlargement on ASEAN. Euro-Asia Centre (EAC), Departement of Economics Kemmy Business School University of Limerick, Ireland.

Dee, P. (2010). Services Liberalisation toward the ASEAN Economic Community. Paper prepared for report on Tracing the Progress toward the ASEAN Economic Community. Jakarta: Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA).

Dilanchiev, A. (2012). Empirical Analysis of Georgian Trade Partner: Gravity Model. Journal of Social Sciences, 1(1):75-78,2012 ISSN:2233-3878.

Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat. (2015). Penyelundupan Tekan Industri Kayu Domestik. Diunduh Tanggal 18 Januari 2015 dari http://www.dishut.jabarprov.go.id/?mod=detilBerita&idMenuKiri=334&idBerita=336.

Dwiprabowo, H. (2009). Analisis Daya Saing Ekspor Panel-Panel Kayu Indonesia dan Malaysia. Puslitsosek Dephut. Vol. 6(2), pp.151-160.

Fontagne, L., G. Amelie, and M. Cristina. (2011). Estimations of Tariff of Equivalents for the Services Sector. CEPII No. 2011-24 December.

Gul, N. dan M.Y. Hafiz. (2011). The Trade Potential of Pakistan: An Application of the Gravity Model. The Lahore Journal of Economics 16 : 1 (Summer 2011): pp. 23-62.

Hatab, A., E. Romstad, X. Huo. (2010). Determinants of Egyptian Agricultural Exports: A Gravity Model Approach. Modern Economy. 134-143 doi:10.4236/me.2010.13015 Published Online November 2010. Tersedia di http://www.SciRP.org/journal/me.

Jager, H. and G. Lanjouw. (1977). An Alternative Method for Quantifying International Trade Barriers. Review of World Economics. Vol.113, issues 4, pages 719-740.

Kementerian Kehutanan. (2011). Kesepakatan Kemitraan Sukarela FLEGT antara Indonesia dan Uni Eropa. Pusat Kerjasama Luar Negeri. Diunduh tanggal 12 Desember 2013. Tersedia di http://www.euflegt.efi.int/documents.

Kementerian Keuangan. (2013). ASEAN Free Trade Area. Diunduh tanggal 12 Desember 2013 dari http://www.tarif.depkeu.go.id/others/?hi=AFTA.

Kementerian Negara Lingkungan Hidup. (2006). Status Lingkungan Hidup Indonesia tahun 2006.Jakarta: Kementerian Negara Lingkungan Hidup.

Kementerian Perdagangan. (2013). Produk Hasil Hutan. Diunduh 12 Januari 2014. Tersedia di http://inatrims.kemendag.go.id/id/product/detail/fores-products9.

Khan, S., I. Haq. and K. Dilawar. (2013). An Empirical Analysis of Pakistan’s Bilateral Trade: A Gravity Model Approach. The Romanian Economic Journal. Year XVI No. 48. June 2013.

Komite Akreditasi Nasional. (2013). Kerjasama SASO-Saudi Arabia. Diunduh tanggal 26 Maret 2012 dari http://www.kan.or.id/?page_id=568&lag=id.

Leitao, N. C. (2010). The Gravity Model and United State’s Trade. European Journal of Economic, Finance and Administrative Science. Issue 20: pp. 92-100 http://www.eurojournals.com.

Park, S. C. (2002). Measuring Tariff Equivalents in Cross Border Trade in Service. KIEP (Korea Institute for International Economic Policy) working Paper 02-15.

Pusat Kebijakan Perdagangan Luar Negeri (Puska Daglu). (2012). Kajian Kebijakan Mutu dan Standar Produk Ekspor Tertentu dalam Meningkatkan Daya Saing. Laporan Penelitian. Jakarta: Kementerian Perdagangan.

Salvatore. (2007). International Economics. 9th Edition. John Wiley dan Sons Inc.

Tayyab, M., T. Ayesha, and M. Madiha. (2012). Review of Gravity Model Derivation. Mathematical Theory and Modelling Vol. 2. No. 9, 2012.

Thangavelu, S. M. (2010). Non-Tariff Barriers, Integration and Export Growth in ASEAN. Department of Economics National University of Singapore.

Triastuti, S. (1992). Peranan Kebijaksanaan Perdagangan Luar Negeri Terhadap Perkembangan Ekspor Kayu Lapis Indonesia di Pasar Dunia. Bogor: Institut Pertanian Bogor).

UN Comtrade Database. (2013). Diunduh tanggal 10 Januari 2014 dari http://unstats.un.org/unsd/tradekb/Knowledgebase/4.

Walsh, K. (2008). Trade in Services: Does Gravity Hold? Journal of World Trade. Vol.42(2). pp. 315-334.

Widyastutik dan R. K. Arianti. (2014). Analisis Strategi Kebijakan Mutu dan Standar Produk Kayu Lapis dalam Rangka Meningkatkan Daya Saing Ekspor. Journal of Indonesia Agribusiness. Volume 2. No 1-June 2014.

World Trade Organization. (2013a). Technical Information on Technical Barriers to Trade. Diunduh tanggal 13 Januari 2014 dari :http://www.wto.org/english/tratop_e/tbt_e/tbt_info_e.htm.

World Trade Organization. (2013b). Technical Information on Safeguard Measures. Dinduh tanggal 13 Januari 2014 dari: http://www.wto.org/english/tratop_e/safeg_e/safeg_info_e.htm.

World Trade Organization. (2013c). Sanitary and Phytosanitary Measures. Diunduh tanggal 13 Januari 2014 dari: http://www.wto.org/english/tratop_e/sps_e/sps_e.htm.

World Wild Foundation. (2009). Deforestasi. Diunduh tanggal 15 Januari 2014 dari: http://www.wwf.or.id/?10741/Deforestasi.

Published
2015-07-31
How to Cite
Sari, K. R., & Widyastutik, W. (2015). FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAN ESTIMASI TARIF EKUIVALEN NTBs EKSPOR KAYU LAPIS INDONESIA. Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan, 9(1), 95-108. https://doi.org/10.30908/bilp.v9i1.18
Section
Articles