ANALISIS DAYA SAING PRODUK EKSPOR INDONESIA

Asnur Elly Samah

Abstract


Ekspor non migas memberikan sumbangan sekitar 78,8% terhadap total ekspor tahun 2006, dengan dominasi oleh ekspor hasil industry olahan yang mencapai rata-rata sekitar 70% tiap tahun. Sejalan dengan berbagai perkembangan eksternal dan internal, serta munculnya negara pesaing baru untuk komoditi tertentu, mengakibatkan produk Indonesia mengalami pergeseran pangsa pasar baik di dalam negeri maupun luar negeri. Pergeseran pangsa pasar ini ditenggarai oleh adanya penurunan daya saing beberapa produk ekspor non migas.

Berkaitan dengan hal diatas, maka tulisan ini menganalisis kinerja daya saing beberapa produk non migas beberapa tahun terakhir. Analisis daya saing menggunakan instrument (tools) seperti RCA (Revealed Comparatif Advantage), AR (Acceleration Ratio) dan ISP (Indeks Spesialisasi Perdagangan).


Full Text:

PDF

References


Litbang Perdagangan Luar Negeri; Produk Ekspor Non Migas Unggulan dan Diunggulkan, tahun 2000.

LPEM FE-UI Penyusunan Peta Keunggulan Komparatif Produk Ekspor Indonesia di Beberapa Pasar Internasional, tahun 2001.

ITC, Jenewa, tahun 2005.

Biro Pusat Statistik, tahun 2005.

World Bank; World Bank Projections, tahun 2005.

Bussiness News, July 2006.

World Economic Forum, tahun 2005.

World Trade Organization, tahun 2005

Trade Newsletter, April 2006.




DOI: http://dx.doi.org/10.30908/bilp.v1i1.292

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Indexed by

  • Google Scholar

 

  • Indonesian Scientific Journal Database (ISJD)

 

  • ResearchBib

 

  • BASE

 

  • OneSearch

 

  • PKP-Index
  • SINTA
  • Garba Rujukan Digital
  • Crossref Metadata Search